Foto tersangka pelaku penembakan kantor media Charlie Hebdo (TELEGRAPH)
VIVAnews - Dua
tersangka utama dalam serangan ke kantor majalah mingguan, Charlie
Hebdo, Cherif Kouachi dan Saud Kouachi, baru saja terlihat di sebuah
stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Aisne, Paris pada
Kamis, 8 Januari 2015. Kakak beradik itu mencuri makanan dan bensin
serta sempat melontarkan timah panas ketika mereka berhenti di pinggir
jalan di area tersebut.
BBC edisi hari ini melansir keterangan
seorang manajer di SPBU yang dirampok, kejadian tersebut berlangsung
sekitar 10.30 pagi waktu setempat. Menurut pengakuan manajer, ciri-ciri
perampok menyerupai deskripsi dua pria yang menyerbut ke kantor Majalah
Charlie Hebdo. Mereka diketahui bersenjata lengkap jenis Kalashnikovs
dan pelontar roket granat.
Mereka
diketahui berkendara menggunakan mobil Renault Clio dengan tujuan ke
ibukota Paris. Mobil tersebut diduga kendaraan serupa yang dibajak di
Paris dan digunakan oleh pelaku usai menyerbu kantor Charlie Hebdo.
TEMPO.CO, Paris - Kantor majalah Charlie Hebdo
di Paris, Prancis, diserang beberapa orang tak dikenal pada Rabu, 7
Januari 2015. Dalam insiden ini, 11 orang pekerja majalah mingguan
tersebut tewas dan lainnya luka-luka. (Baca: Majalah Anti-ISIS ini Ditembaki Saat Rapat Redaksi)
Kejadian
ini terekam dalam sebuah video amatir berdurasi 42 detik yang diambil
dari sebuah gedung di dekat lokasi kejadian. Dalam video tersebut tampak
dua orang yang mengenakan penutup kepala dengan setelan hitam lengkap
dengan rompi antipeluru turun dari dalam city car warna hitam yang diparkir di tengah jalan.
VIDEO Penyerangan Kantor charlie hebdo Terekam Kamera
Kedua
orang yang membawa senapan serbu Kalashnikov tersebut langsung
memuntahkan peluru ke arah jalanan. Dalam video tersebut terlihat
seorang pria yang mengenakan jaket dan celana olahraga biru tiba-tiba
tersungkur dan melambaikan tangan. (Baca: Penyerang Charlie Hebdo Bawa Nama Nabi)
Terdengar juga teriakan-teriakan dalam video tersebut. Wartawan Europe1 News, Pierre de Cossette, mengatakan beberapa orang berjaket hitam terdengar berteriak, "Nabi telah membalas."
Setelah selama beberapa detik menembaki Charlie Hebdo,
keduanya berjalan menuju mobil. Saat akan masuk mobil, salah seorang
penembak yang duduk di bagian penumpang sempat memungut sebuah sepatu.
Sepatu tersebut tampaknya jatuh saat dia turun dari mobil.
Diduga, serangan ini berkaitan dengan tindakan Charlie Hebdo
memuat karikatur Nabi Muhammad SAW. Majalah mingguan ini beberapa kali
menuai ancaman karena memuat karikatur yang menghina Nabi Muhammad SAW.